J2ee (Java 2 Enterprise Edition) adalah sebuah solusi java untuk sebuah software yang ditujukan untuk sebuah perusahaan dengan skala cukup besar. Hence, the name ‘enterprise’ in J2ee..
Tentu saja, hal-hal yang dibutuhkan dalam sebuah software skala enterprise jauh berbeda dengan hal-hal yang dibutuhkan oleh software biasa (hanya dipergunakan di satu komputer saja, skala kecil..) .. Inilah bedanya dengan j2se (Java 2 Standard Edition).
J2ee mengandung lebih banyak API (Application Programming Interface) serta dipergunakan dalam arsitektur yang lebih besar daripada j2se .
Dari segi arsitektur, J2ee menggunakan arsitektur n-tier, dimana software tersebut dibagi menjadi beberaa tingkatan/tier yang terpisah tergantung kegunaannya.

gambar diambil dari sun java ee5 tutorial, java.sun.com
dapat dilihat di sini, sebuah aplikasi j2ee ‘mengencompass’ (duh lupa bahasa indonya apa x-x) 3 bagian utama : client, java ee server, dan database.
user interface :
di dalam bagian ini adalah bagian yang berinteraksi langsung dengan user. Java menyediakan 2 solusi untuk bagian ini, yang pertama dengan menggunakan aplikasi java yang ditaruh di client dan bisa terhubung ke server atau menggunakan halaman web HTML dinamik.
Java ee server :
Di bagian ini dibagi lagi ke dalam 2 bagian, yaitu web tier dan business tier.
pada web tier terdapat aplikasi java JSP (java server pages). Web tier ini lebih ke arah web dinamik (dapat menggantikan web HMTL dinamik di komputer client).
Kemudian terdapat juga business tier, yaitu sebuah abstraksi dari kegiatan-kegiatan yang ada dalam proses bisnis di perusahaan.
di bagian ini terdapat program java seperti beans, dan servlet, dan masing-masing dari program tersebut adalah sebuah fungsi dalam proses bisnis (jadi benar-benar terintegrasi dengan proses bisnis perusahaan). Hal ini sesuai dengan fungsi j2ee sebagai sebuah IT system yang mensupport bisnis perusahaan.
Java ee server sendiri adalah sebuah server yang mensupport teknologi java, contohnya adalah GlassFish (sun apllication server bawaan netbeans), dan apache tomcat
Database server :
Di bagian ini adalah tempat data-data perusaahaan disimpan. Bisa berupa database seperti oracle atau merupakan EIS (Enterprise Information System) internal perusahaan. Java di sini lebih ke arah menyediakan konektivitas dari aplikasi java kepada database atau sistem internal perusahaan. (contohnya dengan java database connector)
Sumber : http://totoltotol.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar